Thursday, October 27, 2016

Moneter

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sebagaimana telah diketahui bahwa bank adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan.Umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai banknote. Peranan bank dewasa ini sangat dominan dalam  perekonomian masyarakat di Indonesia pada umumnya. Hampir setiap kegiatan perekonomian masyarakattidak terlepas dari peran bank maupun  lembaga  keuangan  lainya diluar bank. Dalam menjalankan aktifitasnya, bank menawarkan berbagai produk yang berisi kegiatan pendukung perekonomian masyarakat, mulai dari jasa menabungkan uang masyarakat pengiriman uang atau jasa-jasa yang lainnya intinya mempermudah masyarakat melakukan aktifitas bisnis dan perekonomian sehari-hari.Sebagian masyarakat sendiri secara tidak sadar telah merasa tergantung dengan kegiatan bank tersebut untuk melakukan aktelepon selularnya.Hal ini bukan hanya sekedar trend dalam masyarakat, tetapi memang perkembangan jaman dan teknologi serta perkembangan kebutuhan masyarakat sehingga menuntun peran besar perbankan dalam sendi-sendi kehidupan perekonomian pada saat ini.
Dalam perekonomian modern setiap negara memiliki Bank Sentral dan Bank umum setidak-tidaknya ada salah satu bank atau lembaga yang bertindak dan menjalankan fungsi bank sentral dan Bank Umum.Bank sentral dan Bank Umum memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengaturan ekonomi dan moneter yang dalam kegiatannya dapat bertindak sebagai agen pemerintah.
Bank Sentral bertugas untuk melaksanakan fungsi-fungsi Pemerintah dalam bidang Ekonomi dan Moneter, karena bank Sentral adalah juga bagian dari Pemerintah dan juga Lembaga keuangan Negara yang mempunyai wewenang untuk Mengeluarkan alat pembayaran yang sah, Merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter, Mengontrol kelancaran system pembayaran, dan Pengawasan Perbankan, serta Menjalankan fungsi sebagai “Lender of the Last Resort”.
Bank Sentral di Indonesia yaitu Bank Indonesia (BI). Dimana bank sentral tidak sama dengan Bank Umum yang  bertujuan Menginvestasikan asetnya untuk memaksimalkan Profit. Tetapi bank sentral  tidak mencari keuntungan dan Kegiatan bank dikelola oleh pemerintah. Selain bertugas untuk melaksanakan fungsi-fungsi Pemerintah dalam bidang Ekonomi  dan Moneter, banyak lagi hal yang perlu diketahui  tentang bank sentral terdapat dalam pembahasan makalah ini yaitu tentang  fungsi bank sentral,neraca bank sentral,instrument kebijakan moneter.





1.2 TUJUAN PENULISAN
Ø  Untuk memenuhi tugas mata kuliah Ekonomi Moneter.
Ø  Memberikan pengetahuan dan maksud dari Bank Sentral & Bank Umum.
Ø  Bisa Memahami makna dan konsep dasar dari Bank Sentral & Bank Umum.
Ø  Menambah pola pikir kita untuk lebih bisa berkreatif dan berinovasi.

1.3 Manfaat
1.      Untuk menambah wawasan atau pengetahuan khususnya bagi pembaca.
2.      Mahasiswa bisa mengenal bank umum dan bank sentral.


1.4 RUMUSAN MASALAH
1.      Apa pengertian Bank umum  ?
2.      Apa pengertian Bank Sentral  ?

  
BAB II
PENJELASAN
A.BANK UMUM
2.1 Pengertian & Sifat Usaha
Bank umum adalah suatu lembaga keuangan yang tujuan utamanya adalah mencari keuntungan.Keuntungan merupakan selisih antara pendapatan dan biaya. Secara sederhana, keuntungan tersebut dapat dirumuskan sebagai bentuk :
Keuntungan = R (Q) – C (Q) ;
Dimana :
     R (Q) = Pendapatan
     C (Q) = Biaya
            Pendapatan di peroleh dari hasil kegiatan yang berupa pemberian pinjaman dan pembelian surat-surat berharga. Dalam kaitannya dengan sifat pokok kegiatan bank tersebut, maka suatu bank umum mempunyai beberapa fungsi, yakni : pengumpulan dana, pembiayaan , peningkatan faedah dari dana masyarakat ( dengan memindahkan dari pihak yang kelebihan dana, yang mungkin kurang berfaedah , kepada pihak yang membutuhkan ) , serta penanggungan resiko. Di samping fungsi utama tersebut, terdapat pula fungsi tambahan seperti misalnya : memberikan fasilitas pengiriman uang, penguangan cek, dan memberikan garansi bank . Dengan demikian yang membedakan bank umum dengan lembaga keuangan nonbank  adalah pertama , bank umum mempunyai kemampuan untuk memepengaruhi uang beredar melaui proses penciptaan atau kontraksi kredit, dan kedua bank umum merupakan suatu “ supermarket “ bukan toko spesial barang tertentu , artinya bank umum tidak hanya cek, serta transaksi valuta asing. Sedangkan lembaga keuangan nonbank lebih merupakan “ toko spesial “ saja, artinya hanya menjalankan satu kegiatan saja.







2.2 DANA BANK
            Seperti halnya pada neraca perusahaan – perusahaan manufactur neraca suatu bank pun terdiri dari  identitas :
            Kekayaan / Assets = Utang / Liabilitas + Modal Sendiri / Net Worth
Sebelah kanan tanda sama dengan merupakan sumber dana bank serta sebelah kiri  merupakan penggunaanya. Pada dasarnya sumber dana bank ( liabilities ) berasal dari giro ( demand deposit ) , tabungan , deposilo , berjangka ( time deposits ) , pinjaman dari bank lain, pinjaman dari bank sentral dan perubahan dari pada modal sendiri.
            Sedangkan penggunaannya ( assets ) , secara garis besar dapat dikelompokan ke dalam : uang kas, pinjaman, yang diberikan, pembelian surat-surat berharga , dan bentuk kekayaan yang lain ( misalnya tanah, gedung, peralatan dan sebagainya ) .

2.3 PENGELOLAAN BANK UMUM
1. Konsep Dasar Pengelolaan Bank Umum
            Tujuan jangka panjang suatu bank umum adalalah mencari laba. Namun demikian, suatu bank tidaklah seharunya hanya memperhatikan tujuan jangka panjang ini; tetapi juga kegiatannya dalam jangka pendek ( kegiatan sehari-hari ) . Dalam jangka pendek, harus selalu dijaga agar tidak terjadi “ kehabisan dana “ artinya, setiap saat para nasabah hendak mengambil depositonya, bankdapat memenuhi kewajibannya meskipun bank ada kemungkinan menderita kerugian pada saat itu. Usaha untuk mengatasi masalah likuiditas ini, bank perlu membedakan adanya dua (2) kelompok pos-pos (rekening) dalam neracanya. Satu kelompok rekening yang memang bank tidak ( kurang ) bisa menguasai dan kelompok lain adalah rekening-rekening yang bisa dikuasainya.
            Contoh rekening yang tidak bisa dikuasai seperti misalnya, deposito para nasabah serta pinjaman yang diberikan kepada nasabah. Bank biasanya mau menerima deposito yang di tawarkan oleh nasabah dan pula harus bisa memberikan ( membayarkan ) kepada nasabah manakala nasabah mengambilnya. Dalam hal ini bank tidak dapat mengontrol berapa besarnya deposito yang di tawarkan seta siapa saja ( nasabah ) yang akan mendepositokan uangnya. Demikian juga siapa, serta dalam jumlah berapa deposito ini di ambil sangatlah sulit dikontrol.Yang bisa dilakukan oleh bank hanyalah mengadakan peramalan berdasarkan pengalaman yang lalu.
           
Pinjaman yang di berikan juga sukar untuk dikontrol, seperti besarnya pinjaman serta jumlah peminjam yang sering bervariasi di luar kekuasaan bank.Semuanya tergantung pada para calon nasabah, bank hanya bisa mempengaruhi secara tidak langsung.
            Disamping dua jenis rekening yang uncontrollable ini masih ada yang lain, seperti : sejumlah cek yang akan diuangkan, besarnya cadangan minimum seta perubahan ( dalam jangka pendek ) dari modal bank.
            Kelompok kedua dari rekening dalam neraca bank adalah rekening-rekening yang dalam hal-hal tertentu bank dapat menguasainya ( controllable ). Termasuk di dalamnya ; sertifikat deposito serta surat berharga jangka pendek. Sertifikat deposito dapat dikeluarkan leh bank sesuai dengan yang diinginkan, seperti halnya berapa besarnya surat berharga yang dipegang bank dpat menentukan sesuai dengan yang diinginkan. Oleh karena itu kedua jenis rekening ini termasuk ke dalam “ controllable items “. Kegiatan pengelolaan bank dapat jangka pendek dapat dipahami dengan menggunakan pengelompokan rekening ini. Setiap hari terjadi aliran dana yang suakr terkontrol, seperti : tambahan/kenaikan deposito, pembayaran kembali kredit yang diberikan, investasi dalam surat berharga yang jatuh tempo. Itu semuanya merupakan sumber dana bank ( sources of funds ). Di samping aliran dana masuk ini, terjadi pula aliran dana ke luar ( yang juga sukar dikontrol ) seperti : pengambilan deposito oleh nasabah serta pemberian keredit baru. Pengelolaan bank ( dalam jangka pendek ) terdiri dari pengaturan pos-pos yang tidak biasa dikontrol. Contohnyaapabila suatu ketika bank kelebihan aliran dana ke luar ( dibanding dengan aliran dana masuk ) maka tidakan kempensasi yang dapat diambil misalnya  berupa penjualan surat berharga atau mengeluarkan sertifikat deposito. Pemilihan dari alternatif tingakan inilah yang merupakan masalah pokok dalam pengelolaan bank dalam jangka pendek. Setiap bank akan berbeda tindakan yang dapat diambil tergantung dari keadaan yang dihadapi. Namun, ada prinsip-prinsip tertentu yang dapat dipakai sebagai petunjuk di dalam mengambil keputusan memilih alternatif tindakan tersebut.

  
2. Prinsip – prinsip Pengelolaan Bank Umum dalam Jangka Pendek.
            Dua hal yng perlu diperhatikan dalam mengelola bank dalam jangka pendek, yakni penentuan :
(1)   Tujuan jangka pendek
(2)   Cara mencapai tujuan tersebut.

(1)   Tujuan jangka pendek
Waktu yang relevan bagi bank dalam jangka pendek adalah mingguan atau paling lam bulanan.
Dalam jangka waktu itu tujuan yang utama meliputi :
(a)    Memenuhi cadangan minum;
(b)   Pelayanan yang baik kepada langganan;
(c)    Strategi dalam melakuakan investasi.
 Suatu bank yang terlaalu banyak cadangan di atas candangan minimum akan kehilangan kesempatan memperoleh bungan ( Seandainya kelebihan cadangan tersebut diinvestasiakn ). Sebaiknya, apabila kekurangan kemungkinan akan mengalami kesulitan likuiditas atau bahkan akan mendapatkan denda dari bank sentral.
Dalam hal pelayanan kepada nasabah, bank harus dapat membayar pada nasabah yang mengambil depositonya dan juga menyediakan kredit manakala nasabah tersebut layak untuk diberikan kredit. Strategi investasi meliputi penentuan jenis serta jumlah berbagai surat berharga akan diberlinya. Komposisi portfollo itu biasanya berubah dalam jangka yang relatif lama, hanya secara priodik sering terjadi perubahan kecil-kecilan.

(2)   Cara Mencapai Tujuan
        Cara yang di tempuh unutk mencapai tujuan di atas mungkin berbeda untuk setiap bank, tergantung beberapa faktor diantaranya; falsafah yang dianut, minimum biaya, atau faktor lain.
(a)   Falsafah dalam Pengelolaan Bank
         Yang di maksud dengan falsafah di sini adalah petunjuk baik secara eksplisit maupun implasit yang ditentukan oleh pimpinan sebagai panduan dan atau batasa bagi bawahan untuk bertindak, misalnya sampai seberapa jauh bank tersebut mencari langganan yseta mau mananggung resikonya.

-          Pola atau Gaya Konservatif
Pola pengelolaan initidak ( kurang ) menyukai resiko, meskipun kadangkala harus diimbangi dengan tingkat pendapatn yang lebih rendah. Tipe bank demikian ini biasanya lebih menitikberatkan pada cadangan sekunder sebagai variabel yang dikontrol.
-          Pola atau Gaya Agresil
        Type bank ini lebih menekankan pada orientasi keuntungan ( profit oriented ) meskipun harus menanggung resiko yang relatif lebih besar.
(b)   Minimum Biaya
         Suatu bank yang menghendaki dana tambahan dapat memrolehnya melaui beberapa cara, antara lain dengan meminjam dana antar bank, mengeluarkan setifikat deposito atau menjual surat berharga dalam jangak pendek.

(c)    Faktor-faktor Lain
          Beberapa faktor lain yang mempengaruhi pengelolaan bank di antaranya kebutuhan nasabah, likuiditas bank, dan perubahan pasar.

            Pengelolaan likuiditas bank  mencakup penentuan berapa besar alat-alat likuid yang harus disediakan guna menghadapi penagihan dari pada nasabah yang sewaktu-waktu bisa menagihnya. Masalahnya adalah bank selalu menghadapi dilema antara likuiditas dan keamanan di satu pihak, pendapatan dan keuntungan di lain pihak.Alasannya, makin tinggi tingkat likuiditasnya, makin rendah/kecil kemungkinan untuk memperolehnya pendapatan/keuntungan.Oleh karena itu perlulah dicari jalan pemecahannya, supaya keuntungan bisa semaksimal tanpa mengorbankan likuiditasnya. Dalam hal ini ada dua pendekatan unutk menanganinya yakni yang di sebut pengolaan kekayaan ( assets management ) dan pengelolaan utang ( Liability management ).

A. Pengelolaan Kekayaan / Assets Management
            Pengelolaan kekayaan merupakan usaha untuk melakukan alokasi dana unutk berbagai alternatif investasi, seperti misalnya untuk kas investasi dalam surat berharga, pemberian pinjaman atau bentuk kekayaan yang lain. Pada peinsipnya usaha ini berupa alokasi dana yang ada unutk memenuhi kebutuhan akan uang kas dan investasi yang mendatangkan keuntungan bunga. Usaha untuk mencapai sasaran optimal inilah yang menjadi titik sentral pengelolaan kekayaan. Ada tiga pendekatan untuk memecahkan masalh ini, yakni yang di sebut : pertama, the pool-of-funds, kedua the asset-alloction, dan ketiga the management science.

B. Pengelolaan Utang/Liability Management
Berbeda dengan pengelolaann kekayaan (assetsmanagement) teori ini tidak memandang bahwa sumber dana atau/utang bank tidak dapat dipenguasai/dipengaruhi. Justru sebaliknya menurut pandangan teori ini atas dasar targer pertumbuhan kekayaan tertentu diusahakan sumber dana yang sesuai dengan target tersebut. Jdi, sumber dana mudah/dapat diperoleh/dicari. Dengan demikian bank tidak perlu mempunyai kekayaan jangka pendek yang keuntungannya juga kecil.

 B.BANK SENTRAL
2.4. FUNGSI BANK SENTRAL
Bank sentral pada dasarnya mempunyai Tugas untuk memelihara supaya sistem moneter itu bekerja secara efisien sehingga dapat menjamin tercapainya tingkat pertumbuhan kredit/uang beredar sesuai dengan yang diperlukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tanpa mengakibatkan inflasi.Guna mencapai sasaran ini bank sentral bertanggung jawab atas 2 hal yakni pertama rumusan serta pelaksanaan kebijaksanaan moneter. Kedua,mengatur,mengawasi seta mengendalikan system moneter. Dalam kaitannya dengan tanggung jawab yang kedua ini, bank sentral mempunyai tugas :
Tugas bank sentral :
3.1.1. Memperlancar lalu lintas pembayaran sehingga dapat cepat dan efisien. Untuk memenuhi tujuan ini, bank sentral melakukan prihal, yakni pertama dengan menciptakan uang kertas dan uang kas.

3.1.2. Sebagai pemegang kas Pemerintah. Bank sentral memegang peranan yang penting dalam membantu memperlancar kegiatan keuangan ( penerimaan dan pembayaran ).

3.1.3. Mengatur dan mengawasi kegiatan bank-bank umum. Hal ini dapat dilakukan, misalnya dengan memeriksa keuangan, membuat peraturan tentang pendirian serta penggabungan dan sebagainya.

3.1.4. Mengalakukan pengumpulan serta analisa data ekonomi nasional dan internasional.


2.2 NERACA BANK SENTRAL
            Dalam kaitannya dengan perumusan serta pelaksanaan kebijaksanaan moneter ( dan inilah tanggung jawab yang lebih penting ) perlu di jelaskan terlebih dahulu bentuk umum dari neraca bank sentral yang merupakan pencerminan dari kegiatannya.
Secara singkat pos-pos/rekening utama adalah sebagai berikut :
3.2.1.1 Kekayaan
Pada prinsipnya kekayaan bank sentral dapat diperoleh dengan cara menciptakan utang terhadap dirirnya sendiri. Yang termasuk dalam kekayaan adalah :
3.2.1.1.Cadangan, yang meliputi:
·         Sertifikat emas
·         Special drawing right
·         Valuta asing
3.2.1.2. Pinjaman yang diberikan
·         Penjualan surat berharga masyarakat yang dimiliki bank umum tersebut kepada bank sentral
·         Pinjaman langsung dengan jaminan surat janji membayar  (Advance)
3.2.1.2.                        Surat berharga
3.2.1.3.Kekayaan lain-lain, dapat berupa tanah, gedung,  atau peralatan-peralatan.

3.2.2 Utang, yang terdiri dari :
3.2.2.1. Uang kertas Bank, Uang kertas bank adalah uang kertas yang dikeluar oleh bank sentral sebagai alat pembayaran yang sah. Uang kertas ini merupakan utang bagi bank.
3.2.2.2. Deposito bagian terbesar bank
3.2.2.3. Surplus (bunga)
3.2.2.4 Lain-lain


DAFTAR PUSTAKA

Noprin,Ph.D.1992.Ekonomi Moneter.Yogyakarta : BPFE
Diposkan oleh Muhamad Nur Rizky di 18.22
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

FUNGSI KEYBOARD

FUNGSI KEYBOARD

Ctrl + A : Select All
Ctrl + B : Bold
Ctrl + C : Copy
Ctrl + D : Font
Ctrl + E : Center Alignment
Ctrl + F : Find
Ctrl + G : Go To
Ctrl + H : Replace
Ctrl + I : Italic
Ctrl + J : Justify Alignment
Ctrl + K : Insert Hyperlink
Ctrl + L : Left Alignment
Ctrl + M : Hanging Indent
Ctrl + N : New
Ctrl + O : Open
Ctrl + P : Print
Ctrl + Q : Normal Style
Ctrl + R : Right Alignment
Ctrl + S : Save / Save As
Ctrl + T : Left Indent
Ctrl + U : Underline
Ctrl + V : Paste
Ctrl + W : Close
Ctrl + X : Cut
Ctrl + Y : Redo
Ctrl + Z : Undo
Ctrl + 1 : Single Spacing
Ctrl + 2 : Double Spacing
Ctrl + 5 : 1,5 lines
Ctrl + Esc : Start Menu
F1 : Menjalankanfungsispertolongan yang disediakanpada Word
F2 : Memindahkanteksatauobjek yang dipilih
F3 : Menjalankanperintah AutoText
F4 : Mengulangiperintahsebelumnya
F5 : Menjalankanperintah Find and Replace atauGoto
F6 : MenjalankanPerintah Other Pane
F7 : Memeriksaankesalahanketikdanejaanteks
F8 : Awalperintahpenyorotan/pemilihanteksatauobjek
F9 : Mengupdate Field (Mail Merge)
F10 : Mengaktifkan Menu
F11 : Memasukkan field berikutnya (Mail Merge)
F12 : Mengaktifkan dialog Save As
Esc : Membatalkan dialog / perintah
Enter : Melaksanakanpilihanataumengakhirisuatuparagraf
Tab : Memindahkantekssesuaidengantanda tab yang adapada ruler horizontal
Windows : Mengktifkan Menu Start
Shortcut : Mengaktifkan shortcut padaposisikursor
Delete : Menghapus 1 karakter di sebelahkanankursor
Backspace : Menghapus 1 karakter di sebelahkirikursor
Insert : Menyisipkarakter di posisikursor
Home : Memindahkanposisikurosrkeawalbaris
End : Memindahkanposisikurosrkeakhirbaris
Page Up : Menggulunglayarkeatas
Page Down : Menggulunglayarkeatas
Up : Memindahkankursor 1 bariskeatas
Down : Memindahkankursor 1 bariskebawah
Left : Memindahkankursor 1 karakterkekiri
Right : Memindahkankursor 1 karakterkekanan
Num Lock On : Fungsipengetikanangka-angkadan operator matematikaktif
Num Lock Off : Fungsitombolnavigasiaktif
Shift + F10 : Membuka menu pintas, samasepertimengklikkanan
Alt : Penekanantombol yang tidakdikombinasikandengantombol lain hanya
berfungsiuntukmengaktifkanataumemulaipenggunaan menu bar
Shift + Delete : Menghapus item yang dipilihsecarapermanentanpamenempatkan item
dalam Recycle Bin
Ctrl + Right Arrow : Memindahkantitikpenyisipankeawal kata berikutnya
Ctrl + Left Arrow : Memindahkantitikpenyisipankeawal kata sebelumnya
Ctrl + Down Arrow : Memindahkantitikpenyisipankeawalparagrafberikutnya
Ctrl + Up Arrow : Memindahkantitikpenyisipankeawalparagrafsebelumnya
Alt + F4 : Menutup item aktif, ataukeluardari program aktif
Alt + Enter : Menampilkanpropertidariobjek yang dipilih
Alt + Spacebar : Buka menu shortcut untukjendelaaktif
Ctrl + F4 : Close dokumenaktifdalam program-program yang memungkinkanAnda
untukmemilikibeberapadokumen yang terbukasecarabersamaan
Alt + Tab : Switch antara item yang terbuka
Alt + Esc : Cycle melalui item dalamurutan yang merekatelahdibuka
Ctrl + Shift + Tab : Bergerakmundurmelalui tab
Shift + Tab : Bergerakmundurmelaluipilihan

Version 2 Keyboard Komputer
• CTRL + C (Copy)
• CTRL+X (Cut) CTRL + X (Cut)
• CTRL+V (Paste) CTRL + V (Paste)
• CTRL+Z (Undo) CTRL + Z (Undo)
• DELETE (Hapus)
• SHIFT+DELETE (Menghapus item yang dipilihsecarapermanentanpamenempatkan item dalam Recycle Bin)
• CTRL sambilmenyeret (men-drag) sebuah item (Menyalin item yang dipilih)
• CTRL + SHIFT sambilmenyeret item (Buatcarapintaske item yang dipilih)
• Tombol F2 (Ubahnama item yang dipilih)
• CTRL + RIGHT ARROW (Memindahkantitikpenyisipan (kursor) keawal kata berikutnya)
• CTRL + LEFT ARROW (Memindahkantitikpenyisipan (kursor) keawal kata sebelumnya)
• CTRL + DOWN ARROW (Memindahkantitikpenyisipan (kursor) keawalparagrafberikutnya)
• CTRL + UP ARROW (Memindahkantitikpenyisipan (kursor) keawalparagrafsebelumnya)
• CTRL + SHIFT dengansalahsatu ARROW KEY (Sorotblokteks)
• SHIFT dengansalahsatu ARROW KEY (Pilihlebihdarisatu item dalamsebuahjendelaataupada desktop, ataupilihteksdalamdokumen)
• CTRL + A (Pilihsemua)
• Tombol F3 (Mencarisebuah file atau folder)
• ALT + ENTER (Melihatpropertiuntuk item yang dipilih)
• ALT + F4 (Menutup item aktif, ataukeluardari program aktif)
• ALT + ENTER (Menampilkanpropertidariobjek yang dipilih)
• ALT + SPACEBAR (Buka menu shortcut untukjendelaaktif)
• CTRL + F4 (Menutupdokumenaktifdalam program-program yang memungkinkanAndauntukmemilikibeberapadokumen yang terbukasecarabersamaan)
• ALT + TAB (Beralihantara item yang terbuka)
• ALT + ESC (Cycle melalui item dalamurutan yang merekatelahdibuka)
• Tombol F6 (Siklusmelaluielemen-elemenlayardalamjendelaataupada desktop)
• Tombol F4 (Menampilkan Address bar list di My Computer atau Windows Explorer)
• SHIFT + F10 (Menampilkan menu shortcut untuk item yang dipilih)
• ALT + SPACEBAR (Tampilan menu Sistemuntukjendelaaktif)
• CTRL + ESC (Menampilkan menu Start)
• ALT + hurufdigarisbawahidalamnama menu (Menampilkan menu yang sesuai)
• Suratdigarisbawahidalamnamaperintahpada menu yang terbuka (Lakukanperintah yang sesuai)
• Tombol F10 (Aktifkan menu bar dalam program aktif)
• ARROW (Buka menu berikutnyakekanan, ataumembuka submenu)
• LEFT ARROW (Buka menu sebelahkiri, ataumenutup submenu)
• Tombol F5 (Memperbaruijendelaaktifataumerefresh)
• BACKSPACE (Melihat folder satu level keatas di My Computer atau Windows Explorer)
• ESC (Membatalkantugassekarang)
• SHIFT ketikaAndamemasukkan CD-ROM kedalam CD-ROM (Mencegah CD-ROM secaraotomatisbermain/autoplay)
Keyboard Shortcuts Dialog Box
• CTRL + TAB (Move forward melalui tab)
• CTRL + SHIFT + TAB (Bergerakmundurmelalui tab)
• TAB (Move forward melaluipilihan)
• SHIFT + TAB (Bergerakmundurmelaluipilihan)
• ALT + huruf yang digarisbawahi (Lakukanperintah yang sesuaiataupilihopsi yang sesuai)
• ENTER (Lakukanperintahuntukopsiatautombolaktif)
• SPACEBAR (Pilihataumenghapuskotakcentangjikapilihan yang aktifadalah check box)
• Arrow tombolsPanah (Pilihsebuahtomboljikapilihanaktifadalah group tombolpilihan)
• Tombol F1 (Menampilkan Help)
• Tombol F4 (Menampilkan item dalamdaftaraktif)
• BACKSPACE (Membuka folder satutingkatkeatasjika folder dipilihdalamSimpanSebagaiatauBukakotak dialog)
Microsoft Natural Tombolboard Shortcuts Microsoft Natural Tombolboard Shortcuts
• Windows Logo (Menampilkanataumenyembunyikan menu Start)
• Logo Windows + BREAK (Menampilkan System Properties dialog box)
• Logo Windows + D (Menampilkan the desktop)
• Logo Windows + M (Meminimalkansemuajendela)
• Logo Windows + SHIFT + M (Memulihkanjendela yang diminimalkan)
• Logo Windows + E (Membuka My Computer)
• Logo Windows + F (Mencari for a file atau folder)
• CTRL + Windows Logo + F (Mencari for komputer)
• Logo Windows + F1 (Menampilkan Windows Help)
• Logo Windows + L (Mengunci keyboard)
• Logo Windows + R (Membukakotak dialog Run)
• Logo Windows + U (Membuka Utility Manager)
Accessibility Tombolboard Shortcuts
• Right SHIFT selamadelapandetik (BeralihFilterTombols on atau off)
• LEFT ALT + LEFT SHIFT + PRINT SCREEN (Beralih High Contrast on atau off)
• LEFT ALT + LEFT SHIFT + NUM LOCK (MengaktifkanMouseTombols on atau off)
• SHIFT lima kali (MengaktifkanStickyTombols on atau off)
• NUM LOCK selama lima detik (MengaktifkanToggleTombols on atau off)
• Logo Windows + U (Membuka Utility Manager)
Windows Explorer Tombolboard Shortcuts Windows Explorer Tombolboard Shortcuts
• END (Menampilkanbagianbawahjendelaaktif)
• HOME (Menampilkanbagianatasjendelaaktif)
• NUM LOCK + Asterisk sign (*) (Tampilkansemua subfolder yang berada di bawah folder yang dipilih)
• NUM LOCK + Plus sign (+) (Menampilkanisidari folder yang dipilih)
• NUM LOCK + Minus sign (-) (Collapse folder yang dipilih)
• LEFT ARROW (Collapse pilihansaatinijikadiperluas, ataupilih folder utama)
• RIGHT ARROW (Menampilkanpilihansaatini, ataupilih subfolder pertama)
Shortcut Tombols for Character Map TombolpintasuntukPetaKarakter
• SetelahAndaklikdua kali pada grid karakterkarakter, Andadapatbergerakmelalui grid denganmenggunakancarapintastombolboard:
• RIGHT ARROW (Pindahkekananataukeawalbarisberikutnya)
• LEFT ARROW (Pindahkekiriataukeakhirbarissebelumnya)
• UP ARROW (Pindahkeatassatubaris)
• DOWN ARROW (Pindahkebawahsatubaris)
• PAGE UP (Pindahkeatassatulayarpadasatuwaktu)
• DOWN (Pindahkebawahsatulayarpadasatuwaktu)
• HOME (Pindahkeawalbaris)
• END (Pindahkeakhirbaris)
• CTRL + HOME (Pindahkekarakterpertama)
• CTRL + END (Pindahkekarakterterakhir)
• SPACEBAR (Beralihantara yang lebihbesardan Normal ketikaseorangkarakter yang dipilih)
Microsoft Management Console (MMC) Main Window Tombolboard Shortcuts
• CTRL + O (Open yang disimpankonsol)
• CTRL + N (Bukakonsolbaru)
• CTRL + S (Save the open console)
• CTRL + M (Menambahataumenghapus item konsol)
• CTRL + W (Bukajendelabaru)
• F5 tombol (Update kontendarisemuajendelakonsol)
• ALT + SPACEBAR (Menampilkan menu jendela MMC)
• ALT + F4 (Close the console)
• ALT + A (Menampilkan the Action menu)
• ALT + V (Menampilkan the View menu)
• ALT + F (Menampilkan the File menu)
• ALT + O (Menampilkan the Favorites menu)
Konsol MMC Window Tombolboard Shortcuts
• CTRL + P (Mencetakhalamanaktifatauaktif pane)
• ALT + tanda Minus (-) (Menampilkan menu jendelajendelakonsol yang aktif)
• SHIFT + F10 (Menampilkan the Action menu shortcut untuk item yang dipilih)
• Tombol F1 (MembukatopikBantuan, jikaada, untuk item yang dipilih)
• Tombol F5 (Update kontendarisemuajendelakonsol)
• CTRL + F10 (Memaksimalkanjendelakonsol yang aktif)
• CTRL + F5 (Memulihkanjendelakonsol yang aktif)
• ALT + ENTER (Menampilkankotak dialog Properties, jikaada, untuk item yang dipilih)
• Tombol F2 (Ubahnama item yang dipilih)
• CTRL + F4 (Close jendelakonsol yang aktif. Ketikasebuahkonsolhanyamemilikisatujendelakonsol, jalanpintasiniakanmenutupkonsol)
Remote Desktop Connection Navigation
• CTRL+ALT+END (Open the m*cro$oft Windows NT Security dialog box
• ALT + PAGE UP (Beralihantara program darikirikekanan)
• ALT + PAGE DOWN (Beralihantara program darikanankekiri)
• ALT + INSERT (Cycle melalui program-program yang terakhirdigunakan)
• ALT + HOME (Menampilkan menu Start)
• CTRL + ALT + BREAK (Beralihkomputerklienantarajendeladanlayarpenuh)
• ALT+DELETE (Menampilkan the Windows menu) ALT + DELETE (Menampilkan the Windows menu)
• CTRL + ALT + Minus sign (-) (Membuat snapshot darijendelaaktifklienpada clipboard server Terminal danmenyediakanfungsi yang samadenganmenekan PRINT SCREEN padakomputerlokal.)
• CTRL + ALT + Plus sign (+) (Membuat snapshot dariseluruh area jendelaklienpada clipboard server Terminal danmenyediakanfungsi yang samadenganmenekan ALT + PRINT SCREEN padakomputerlokal.)
Internet Explorer navigation Internet Explorer navigasi
• CTRL + B (Membukakotak dialog AturFavorit)
• CTRL + E (Open the Mencari bar)
• CTRL + F (Start the Find utility)
• CTRL + H (Open the History bar)
• CTRL + I (Open the Favorites bar)
• CTRL + L (Bukakotak dialog Open)
• CTRL + N (Start contoh lain dari browser denganalamat Web yang sama)
• CTRL + O (Membukakotak dialog Buka, samaseperti CTRL + L)
• CTRL + P (Membukakotak dialog Print)
• CTRL + R (Memperbaruihalaman Web ini)
• CTRL + W (Close jendelaaktif)


Friday, September 2, 2016

Jenis Usaha Yang Paling Laku Di Pasaran Saat Ini

Jenis Usaha Yang Paling Laku Di Pasaran Saat Ini

Sebetulnya semua jenis usaha yang kita jalankan bisa berpeluang untuk laku di pasaran, tergantung dari kita sebagai pelaku usahanya, banyak faktor yang membuat usaha kita bisa menggapainya. Dengan membuka usaha yang sedang banyak peminatnya juga tidak menjamin akan bisa meraih kesuksesan, akan tetapi tentu saja peluang yang di miliki bisa lebih besar.
Namun salah satu resiko yang mungkin di hadapi saat menjalankan usaha yang paling laku di pasaran adalah akan banyak pelaku usaha lain yang menjalankannya juga, sehingga persaingan bisnisnya akan lebih ketat. Jika pengalaman kita sangat kurang pada usaha yang akan kita jalankan tersebut, lebih baik perdalam dahulu hingga benar-benar memahaminya.
Meski akan terjadi persaingan yang ketat, menjalankan usaha yang berkategori laku di pasaran akan membuat banyak tersedia banyak calon konsumennya, sehingga target penjualan akan bisa lebih cepat tercapai setiap harinya. Hal ini tentu saja menjadi peluang yang cukup menggiurkan.
Jika anda ingin mengetahui jenis usaha atau bisnis apa saja yang paling laku di pasaran saat ini, berikut kami sajikan beberapa diantaranya :
1. Usaha Bidang Fashion Wanita
Mengapa spesifik di sebutkan fashion untuk wanita ? karena memang pasar terbesar produk fashion ini adalah wanita, dibandingkan dengan fashion pria,anak-anak dan bayi, sangat terpaut jauh perbedaannya. Bisa kita analisa di dalam keseharian, untuk produk tas saja seorang wanita tidak cukup mengandalkan satu jenis, tas untuk di kenakan sehari-hari akan berbeda dengan yang di gunakan dalam acara undangan, belum lagi ada juga yang namanya tas untuk berkantor misalnya. Dan dari setiap jenis tas tersebut masih terdapat beberapa model yang di milikinya, misal model jinjing, slendang dan lain sebagianya. Itu hanya dari tas saja, belum barang lainnya..
usaha yang paling laku di pasaran
Dengan melihat begitu maka sangat tepat jika fashion wanita ini menjadi kandidat paling awal usaha yang laku di pasaran, tidak hanya saat ini melainkan seterusnya akan terus begitu, sebabnya perkembangan dunia fashion terus terjadi, trend gaya busana dari luar negri semakin mudah didapatkan dan terus bermunculan.
Maka jika anda ingin menjalankan bisnis yang banyak peminatnya, berjualan fashion wanita akan sangat tepat untuk di pilih. Namun seperti yang sudah di singgung di atas, bisnis ini sangat banyak pelakunya maka persaingan pun akan semakin ketat, selalu sediakan produk up to date pada usaha anda akan membantu mengatasi sengitnya persaingan.
2. Usaha Kuliner
Sama lakunya dengan usaha di atas adalah bisnis yang berjalan di bidang kuliner, bisa berupa makanan,minuman baik yang sifatnya pokok maupun tambahan atau camilan. Kuliner adalah jenis produk yang habis di gunakan dan semua orang memerlukannya, maka persediaanya pun harus selalu tersedia.
Jenis kuliner yang sangat beragam dan dapat dimodifikasi agar lebih variatif lagi, membuatnya tersedia celah untuk menciptakan jenis yang baru yang masih minim kompetitor, sehingga efek dari ketatnya persaingan bisa teratasi. Misalnya saja sekarang ada yang memvariasikan minuman tradisonal dengan bahan makanan modern seperti Cappucino cingcau, Randol ( radja cendol ), dari jenis makanan misalnya ada olahan abon dari ikan lele yang umumnya berbahan dasar daging, ada pula yang memadukan dengan unsur kesehatan seperti minuman dari tebu dan sebaginya.
Apapun jenisnya bisnis di bidang kuliner ini bisa berpotensi untuk laku di pasaran, asalkan kita kreatif, jeli melihat prilaku konsumen, dan dapat menciptakan ide-ide baru yang menarik, itu bisa berpeluang mendapatkan perhatian dari banyaknya masyarakat yang memerlukan produk ini.
3. Usaha Bidang Elektronik
Bisa kita lihat perkembangan dunia elektronik terutama dari jenis gadget seperti handphone, tablet, komputer dan sebaginya, pabrikan pembuatnya selalu gencar meluncurkan produk dengan fitur-fitur terbaru, bahkan saat ini hampir setiap hari kita melihat fitur baru yang di terapkan pada smartphone. Alasan pabrikan selalu memperbaharui produknya tersebut adalah tentu saja karena pangsa pasarnya cukup besar, jika mereka tidak terus berinovasi maka konsumen akan beralih pada merk lainnya.
Maka dari itu bisnis yang bergelut di bidang elektronik cukup laku di pasaran saat ini, misalnya berjualan handphone yang hampir menjadi kebutuhan pokok masyarakat masa kini, Tablet yang hingga anak kecil pun kini menggunakannya, komputer atau laptop yang bisa menjadi alat pendukung kegiatan pendidikan hingga bisnis, belum lagi peralatan elektronik yang umumnya tersedia di rumah.
Dengan menjalankan usaha yang menjajakan produk elektronik seperti di atas, maka bisa berpotensi besar untuk dapat meraih keuntungan, karena nampaknya trend masyarakat untuk terus menggunakan produk ini akan semakin besar. Namun begitu bisnis di bidang ini juga terkenal dengan persaingannya yang keras, dan tidak jarang pelaku usahanya hingga dapat berhenti di tengah jalan. Salah satu yang bisa di lakukan untuk mengatasinya adalah dengan memberikan pelayanan yang maksimal kepada konsumen, dan juga penerapan harga yang bisa bersaing di pasaran.