Thursday, January 28, 2016

Pintar Baca Peluang, Kunci Sukses Bisnis Orang Tionghoa

Sudah bukan menjadi rahasia umum bila pengusaha keturunan China kerap dianggap memiliki trik dan rahasia khusus sehingga bisa sukses menguasai pasar di hampir seluruh dunia. Bahkan tak hanya dianggap bertangan dingin dalam urusan bisnis, namun pelaku usaha yang biasa disebut dengan keturunan Tionghoa ini memiliki insting yang cukup tajam untuk melihat sebuah peluang.

Karenanya, agar Anda tak kalah start dari kesuksesan para pengusaha Tionghoa. Tak ada salahnya bila kali ini kita belajar bisnis dari kesuksesan pengusaha Tionghoa.
Baca Berita TerkaitLima Bisnis Makanan dengan Omzet Terbesar
Jeli Melihat Peluang
Seperti kita ketahui bersama, kemampuan orang Tionghoa dalam melihat peluang usaha memang patut diacungi jempol. Bahkan ketika sebagian orang beranggapan bahwa itu bukan peluang usaha yang menjanjikan, dengan ketekukan orang Tionghoa mampu mengubah peluang yang awalnya kecil menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.

Pintae membaca peluang inilah yang akhirmya menjadikan orang Tionghoa sukses dalam berbisnis. Dibarengi pula dengan ketekunan, kerja keras dan kebanyakan orang china memilih peluang usaha untuk berdagang karena di anggap berdagang tak dibatasi oleh ruang.

Apabila kebanyakan orang malas mencari suatu peluang usaha, beda halnya dengan prang Tionghoa atau orang Cina. Selain itu mereka juga dikenal dengan sifat yang agreaif, proaktif, berani, tahan banting, semangat yang tinggi, dan juga rela berjuang demi merebut segala peluang yang ada di depan mata mereka. Begitulah prinsip orang Cina dalam berdagang.

Apabila mereka mengalami kegagalan usaha atas peluang yang mereka dapat, mereka tidak langsung patah semangat atau langsung beralih ke bisnis lain. Sebaliknya, mereka akan berjuang dan bersemangat lagi se gigih mungkin, mau belajar dari kesalahan dan kegagalan, lebih sabar dan tabah lagi hingga akhirnya mereka mencapai kesuksesan yang diinginkan.

Pelajaran dalam berbisnis juga sudah ditanamkan sejak dini kepada anak-anak orang Tionghoa. Sejak kecil anak-anak mereka sudah dikenalkan dengan dunia bisnis, melihat pepluang bisnis dan yang paling tak lupa adalah kegigihan dan kesabaran.

Wednesday, January 27, 2016

Lulusan SMP yang Sukses Berbisnis Maskapai Penerbangan

Susi Pudjiastuti ~ Lulusan SMP yang Sukses Berbisnis Maskapai Penerbangan

Susi-Pudjiastuti
Zaman modern ini kehidupan mungkin terasa makin sulit untuk dijalankan. Hampir semua bidang kehidupan mulai dari kesehatan, hiburan hingga pendidikan harus ditukar dengan nilai uang tak sedikit. Hal tersebut terkadang memaksa sebagian kalangan masyarakat menengah ke bawah untuk terpaksa putus sekolah dan tak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.
Terlahir miskin bukanlah suatu dosa atau kesalahan, tapi meninggal dalam keadaan miskin jelas menjadi suatu kesalahan besar. Hal ini setidaknya bisa memicu semangat anak-anak putus sekolah untuk tak berhenti giat bekerja dan meretas cita-cita agar menjelma jadi kenyataan. Hidup yang serba sulit harus dijalankan dengan kerja keras dan lapang dada. Mungkin pemikiran tersebut juga menghantarkan seorang Susi Pudjiastuti pada gerbang kesuksesan.

Siapakah Sosok Susi Pudjiastuti?

Susi Pudjiastuti tadinya hanyalah seorang anak perempuan biasa. Perempuan kelahiran Pangandaran, 15 Januari 1965 tersebut terlahir di keluarga yang tergolong berkecukupan. Ayah dan Ibunya, H. Ahmad Karlan dan Hj. Suwuh Lasminah berprofesi sebagai saudagar sapi dan kerbau yang mendatangkan hewan ternak tersebut dari Jawa Tengah untuk dijual di Jawa Barat.
Susi kecil tumbuh menjadi gadis muda yang biasa saja. Setamat SMP, ia melanjutkan pendidikan SMA di Jawa Tengah. Namun saat memasuki tahun kedua jenjang pendidikannya, Susi malah memutuskan untuk berhenti dari sekolah. Susi kembali ke Pangandaran dan mulai berbisnis baju dan bedcover.Pada akhirnya potensi Pangandaran yang menjadi salah satu kawasan penghasil ikan mendorong Susi untuk mulai memanfaatkan hal tersebut sebagai peluang bisnis. Berbekal uang sebesar 750 ribu rupiah hasil penjualan perhiasannya, Susi memulai bisnis ikan pertamanya.

Memulai Bisnis di Bidang Perikanan

Kala baru memulai bisnis di bidang perikanan, Susi membeli ikan dari tempat pelelangan dan memasarkannya ke sejumlah restoran. Meski pemasaran ke sejumlah restoran tersebut berjalan kurang lancar, Susi tetap berusaha menjalankannya dengan penuh ketekunan. Akhirnya setelah setahun berlalu, Susi berhasil menjadi pebisnis yang menguasai bursa pelelangan ikan di Pangandaran. Ia bahkan pergi ke Jakarta langsung untuk menawarkan ikan segar ke sejumlah restoran sekaligus untuk diekspor. Karena permintaan stok lobster dari luar negeri sangat besar, maka jadilah Susi berupaya memburu lobster ke berbagai daerah di Indonesia.
Kesuksesan bisnis di bidang perikanan ternyata turut mendatangkan suatu permasalahan baru bagi Susi. Stok lobster dan ikan yang melimpah justru terhambat masalah transportasi yang kurang memadai, terutama kurangnya transportasi udara. Sementara bila dikirim melalui jalur darat atau laut, kualitas lobster dan ikan akan menjadi tak segar saat sampai ke tangan pemesan. Kendala tersebut ternyata memberi ide baru bagi Susi untuk membeli sebuah pesawat. Apalagi sang suami yang beprofesi sebagai pilot pesawat sewaan dari Jerman, Christian von Strombeck mendukung idenya.
Meskipun sempat terkendala dengan ditolaknya pengajuan pinjaman dana ke bank pada tahun 2000, akhirnya tahun 2005 Susi berhasil mendapatkan pinjaman dari bank sebesar 47 milyar. Dana tersebut digunakan Susi untuk membangun sebuah landasan udara di Pangandaran dan membeli 2buah pesawat Cessna. Berkah dan hikmah datang bersamaan dengan musibah Tsunami Aceh 26 Desember 2004. Susi yang tergerak untuk menolong para korban kemudian datang ke Aceh melalui jalur udara untuk menyebarkan bantuan.
Meski tadinya ia hanya ingin memberikan “jasa pengangkutan pesawat gratis” selama 2 minggu, ternyata sejumlah LSM dalam dan luar negeri meminta Susi untuk bersedia menyewakan pesawatnya. Dari sinilah awal mula Susi Air mengudara dan menyediakan jasa angkut penumpang dan komoditas hasil perikanan dan kelautan.

Menjadi Menteri Perikanan dan Kelautan Indonesia

Kegigihan dan pengalaman Susi di bidang perikanan, membuat Ir. Joko Widodo selaku presiden terpilih periode 2014-2019 akhirnya memilih Susi untuk menempati posisi Menteri Kelautan dan Perikanan di kabinet kerja Trisakti. Sepak terjang Susi yang berhasil mengembangkan bisnis perikanan dan transportasi memang tak perlu diragukan lagi. Susi Pudjiastuti merupakan salah satu orang yang pantas menempati jabatan menteri tersebut.
Semoga dengan terpilihnya Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Perikanan dan Kelautan Indonesia dapat membawa pengaruh positif bagi perkembangan sektor perikanan dan hasil laut di Indonesia. Tak perlu menilai seseorang dari jenjang pendidikannya, karena kegigihan dan pembelajaran dari pengalaman adalah 2 kunci utama untuk menuju tangga kesuksesan.

Tips Sukses Dari Menteri Susi PudjiAstuti

Tips Sukses Menteri Susi
Tips Sukses Dari Menteri Susi PudjiAstuti
Menteri Susi, sebagaimana yang kita kenal beliau tidak hanya sukses menjadi Menteri Kelauatan melainkan juga sebelumnya beliau telah sukses dalam membangun bisnis Aviasi atau penerbangan dan perikanan untuk tujuan ekspor.
Dalam mencapai kesuksesan seperti saat ini menteri susi tidaklah semudah membalikan telapak tangan melainkan harus jatuh bangun dalam membangun bisnis beliau, tidak jarang beliau sering mengalami kegagalan dan pernah tertipu oleh partner bisnisnya. Namun ia berprinsip, bagi seorang pengusaha tidak boleh berkerja biasa Biasa saja jika ingin berhasil.
Kalau ditanya gagal berusaha, dulu saya sering gagal, sering ditipu orang juga, tapi saya bangkit dan terus jalan,” ujar Susi di acara d’Preneur with BRI, di Gedung Lemhanas, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin bulan yang telah berlalu (23/3/2015).
Pada acara detik preneur menteri Susi menjawab pertanyaan dari peserta d’Preneur dari Bima, NTB yang menanyakan apa tips sukses membangun usaha seperti yang ia jalani.
Saya itu tidak punya tips khusus, saya kan nggak lulus sekolah, tidak banyak pilihan. Lain orang punya ijazah bagus, banyak peluang, banyak pilihan,” ujarnya.
Menteri susi mengatakan, saat dirinya dihadapkan pada satu hal yang tidak ada lagi pilihan lain, maka hal tersebut justru akan membuat dirinya bisa lebih focus dalam menjalan usaha tersebut termasuk di sector perikanan.
“Fokus berusaha, disiplin, usahanya tidak boleh besar pasak daripada tiang, terus inovasi, pakan ikan saya bikin sendiri. Intinya kita tidak boleh kerja biasa-biasa karena hasilnya akan biasa. Usaha ikan saya tidak pakai bahan kimia, kita harus bisa berbeda dengan usaha orang lain,” tutupnya.
Kesimpulannya, tips sukses yang sangat dipegang kokoh sebagai prinsip dalam menjalankan bisnis yang digeluti menteri susi adalah “TIDAK BOLEH BERKERJA BIASA – BIASA SAJA” pesan beliau ini juga sebaiknya menjadi pembelajaran bagi kita semua yang menginginkan kesuksesan dalam berbisnis, hendaknya berusaha lebih exstra lagi agar hasilnya juga bisa lebih besar.